Sunday, March 26, 2017

Mengelola Kebutuhan Hidup itu Mudah Tapi Sulit dilakukan

Mengelola Kebutuhan Hidup itu Mudah Tapi Sulit dilakukan - Ada dua hal yang sangat berbeda dalam kehidupan yang sering tidak bisa dibedakan, terutama ketika berbelanja. Apa itu? Kebutuhan dan keinginan. Bila Anda tidak bisa membedakan atau mengelola kebutuhan dan keinginan, di sana kita akan terjebak dalam berbagai masalah keuangan. Bahkan, tujuan kami finansial adalah untuk mencapai kemandirian finansial. Namun, karena tidak mampu menahan godaan diri sendiri atau keinginan untuk menghabiskan uang, yang terjadi justru sebaliknya.

Memang, kebutuhan dan keinginan yang pada dasarnya dapat bervariasi sesuai dengan profesi dan situasi seseorang. Misalnya, seorang siswa akan memiliki produk terbaru Apple laptop hanya untuk membuatnya terlihat keren. Hal ini dapat dikatakan sebagai keinginan, karena pada dasarnya manfaat yang tidak terlalu banyak baginya. Namun, ketika produk yang sama dibeli oleh programmer, desainer, disc jockey, dan profesi lain yang membutuhkan produk-produk berkualitas laptop berkempuan, tentu saja itu bisa disebut sebagai diperlukan.
Mengelola Kebutuhan dan Keinginan, Terdengar Mudah Tapi Sulit

Apa Sih Sebenarnya Perbedaan Kebutuhan dan Keinginan Itu?

Dalam bahasa, kebutuhan semua keinginan yang timbul dalam diri manusia yang, jika tidak terpenuhi dapat mempengaruhi kelangsungan hidupnya. Barang yang termasuk dalam kelompok kebutuhan juga menyediakan aspek psikologis yang membentuk dasar atau alasan untuk makhluk hidup dalam melaksanakan kegiatannya. Karena, pada dasarnya manusia bekerja untuk memenuhi kebutuhan mereka.

Setiap item yang termasuk dalam kebutuhan kelompok? Mungkin Anda pernah mendengar istilah "makanan, pakaian, dan tempat tinggal" atau pakaian, makanan, dan tempat tinggal. Itu saja? Tidak, ada banyak lagi, seperti kesehatan, pendidikan, pendapatan, dan lain-lain yang dapat mempengaruhi kehidupan kita.

Bertentangan dengan kebutuhan, keinginan semua keinginan yang timbul dalam diri manusia yang, jika tidak terpenuhi tidak mempengaruhi kelangsungan hidup. Keinginan itu juga harus dipenuhi, sehingga orang merasa lebih puas dalam rangka meningkatkan kesejahteraan mereka. Tetapi jika tidak terpenuhi, maka kesejahteraan manusia tidak akan berkurang dan tidak akan mempengaruhi kelangsungan hidupnya.

Setiap produk yang termasuk dalam keinginan? Banyak! Bahkan pakaian dapat diubah menjadi produk yang termasuk keinginan. Hal ini karena tujuan pembelian hanya untuk memuaskan keinginan kesukaannya untuk produk, bukan karena dia tidak punya pakaian lagi atau kebutuhan.

Baca Juga: GADAI BPKB MOBIL

Bagaimana Cara Mengelola Kebutuhan dan Keinginan?

Ada beberapa cara yang mesti dilakukan untuk membantu mengelola kebutuhan dan keinginan. Apa saja? Ini dia ulasannya.

1. Jangan Lihat Produk Dari Brand atau Merek Saja

Belanja Brand Mahal
Ini sudah disebutkan bahwa pakaian yang sebenarnya termasuk barang-barang yang dibutuhkan dapat berubah menjadi diinginkan. Salah satu alasannya adalah karena dalam hal berbusana, Anda termasuk pembelanja impulsif atau merek terkenal chaser. Mulailah mengubah kebiasaan ini, mulai kebiasaan baru yang dapat menghemat finansial untuk berpikir bahwa merek bukanlah segalanya. Berubah dengan asumsi bahwa kita bukan apa yang kita pakai, tetapi lebih pada bagaimana memakainya. pakaian bekas dapat terlihat cantik ketika dipakai dengan benar dan Anda percaya diri memakainya.

2. Jangan Terlalu Sering Nongkrong di Kafe dan Sejenisnya

Nongkrong Di Kafe
Dalam hal ini, cobalah mengurangi rasa ingin tahu Anda pada menu menawarkan banyak baru tempat untuk makan. Memang, mungkin hanya rasa makanan yang lezat, tetapi konsekuensinya adalah bahwa hidup Anda menjadi tidak nyaman? Oleh karena itu, cobalah untuk mengurangi waktu nongkrong di kegiatan sehari-hari seperti makan atau minum di restoran atau kafe. Tidak hanya selama liburan, tetapi juga setiap hari. Membawa makan siang untuk bekerja atau sekolah untuk menghemat biaya.


3. Jangan Terlalu Sering Cuci Mata di Mal

Mall
Salah satu tempat yang harus dihindari ketika mencoba untuk berhemat adalah mal. Karena ada tempat berkumpulnya merek-merek terkenal menjajakan produk. Berbagai macam hal menarik dan lucu layak dipertimbangkan yang bisa memprovokasi kita berbelanja tanpa rencana tersedia di sana. Oleh karena itu, hindari pusat perbelanjaan seperti ini, atau setidaknya mengurangi frekuensi mendekati.

4. Buat Agenda Rutin Setiap Minggu

Agenda Rutin
Salah satu cara kita menghindari kunjungan ke tempat-tempat yang tidak perlu seperti mal atau kafe adalah untuk membuat jadwal kegiatan rutin. Kemudian, tidak hanya akan membantu kita menyelesaikan pekerjaan tepat waktu dan sasaran, tetapi juga mengontrol apa yang dibutuhkan setiap hari. Bahkan termasuk untuk mengontrol pengeluaran setiap hari yang lebih mengacu pada kebutuhan dan bukan keinginan.


Cintai Hidup Kamu, Penuhi Kebutuhan Lebih Dulu

Bagi Anda yang terbiasa menghabiskan uang dengan berbelanja, makan, minum, dan sebagainya. Cobalah untuk mulai belajar untuk membedakan antara kebutuhan dan keinginan. Memang, tidak mudah untuk memulai sesuatu yang tidak dipikirkan. Namun, jika Anda tidak mencoba, bagaimana bisa tahu. Oleh karena itu, mari kita mulai untuk mengelola kebutuhan dan keinginan Anda lebih bijaksana lagi. plastrabloggen.blogspot.com


EmoticonEmoticon